You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
IMG 20260915 WA0039
photo Fakhrizal Fakhri - Beritajakarta.id

Jakarta Jadi Pelopor Perlindungan Anak dari Perundungan hingga Kekerasan Digital

Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD DKI Jakarta mendorong penguatan perlindungan anak dari perundungan atau bullying, eksploitasi, hingga kekerasan di ruang digital melalui Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Kabupaten/Kota Layak Anak.

"Perda ini mampu memberikan proteksi,"

Wakil Ketua Bapemperda DPRD DKI Jakarta, Jhonny Simanjuntak mengatakan, perlindungan anak menjadi perhatian bersama lantaran persoalan tersebut masih dekat dengan kehidupan masyarakat.

"Perda ini betul-betul mampu memberikan proteksi, bahkan memfasilitasi kepada anak-anak supaya mereka terlepas dari bullying, kekerasan, bahkan hal-hal yang bersifat digital," ujar Jhonny, Selasa (15/9).

Bapemperda Dorong Penguatan Perlindungan Anak dalam Raperda Kota Layak Anak

Menurutnya, Raperda Kota Layak Anak tidak hanya diarahkan untuk memberikan perlindungan, tetapi juga memastikan anak-anak ibu kota memperoleh fasilitas yang memadai agar dapat tumbuh dan beraktivitas secara aman.

Jhonny menilai, Jakarta sebagai kota besar dapat menjadi contoh bagi daerah lain dalam membangun sistem perlindungan sekaligus pemenuhan hak anak. Saat ini, lanjutnya, Bapemperda telah membahas sekitar 34 hingga 35 pasal dalam Raperda tersebut.

Sejumlah masukan dari anggota Bapemperda telah ditampung untuk dievaluasi dan disesuaikan dengan substansi pengaturan. Jhonny menjelaskan, tidak seluruh masukan harus dituangkan dalam Raperda karena sebagian dapat masuk dalam ranah teknis yang diatur melalui Peraturan Gubernur (Pergub).

Ia pun menargetkan pembahasan Raperda Kota Layak Anak di tingkat Bapemperda dapat dirampungkan pekan depan. Hingga kini, pembahasan telah mencapai sekitar separuh dari keseluruhan materi.

"Masukan dari kawan-kawan itu bisa ditambahkan, mungkin dalam ayat tertentu atau pasal tertentu. Tapi perlu ditampung dulu karena harus ada evaluasi pembahasan. Bisa saja masukan kita sudah masuk ke ranah teknis yang diatur oleh Pergub nantinya," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Munjirin Tinjau Ring Tinju di Kolong Flyover Kampung Melayu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye5570 personNurito
  2. Perkuat Penanganan Kanker, Pram Resmikan Gedung Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu

    access_time30-10-2026 remove_red_eye5227 personDessy Suciati
  3. Hari Pertama JRF 2026, Kualitas Udara Jakarta Lebih Nyaman

    access_time24-10-2026 remove_red_eye2025 personBudhi Firmansyah Surapati
  4. Jakarta Running Festival Berpotensi Terus Berkembang

    access_time27-10-2026 remove_red_eye2002 personFakhrizal Fakhri
  5. 105 Ribu Bibit Mangrove Bakal Ditanam di Kepulauan Seribu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye1772 personAnita Karyati